Tampilkan postingan dengan label Lain-Lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-Lain. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 November 2018

Belimbing Wuluh Ternyata Obat Jerawat Alami


Belimbing wuluh atau belimbing sayur berasal dari kepulauan Maluku. Rasanya asam-asam segar sering digunakan untuk bahan tambahan dalam sayur.

Namun tahukah Anda belimbing sayur ternyata juga bermanfaat untuk mempercantik kulit, bahkan menghilangkan jerawat.

Lewat tayangan AYO HIDUP SEHAT di tvOne, Senin 5 November 2018, dijelaskan oleh Spesialis Gizi, Dr Ida Gunawan Ms.SpGK mengatakan bahwa belimbing wuluh memiliki banyak vitamin C dan juga antioksidan yang sangat baik untuk kulit. Kemampuan antioksidan buah ini cukup tinggi hingga 44 persen sehingga baik untuk kulit dan menangkal radikal bebas.

"Ini fakta. Jadi bisa dimanfaatkan untuk masker wajah. Sering juga dijus diambil airnya. Vitamin C dan antioksidannya tinggi bisa sebagai moisturizer bisa melembabkan kulit," kata dr Ida.

Untuk membuat masker dari buah belimbing wuluh, dr Ida menyarankan agar belimbing dicuci bersih terlebih dulu. "Jadi sebelum dibuat masker, dibersihkan dulu, ambil airnya saja," katanya lagi. (viva.co)

Jumat, 18 November 2016

Tips jitu di Hari Belanja online nasional agar olshop anda laris manis di sasar pembeli


Jelang akhir tahun biasanya menjadi ajang ‘perang’ promo belanja online di Tanah Air maupun di dunia. Promo belanja online ini akhir tahun di tingkatan internasional yang terkenal, salah satunya Black Friday. Momen tersebut merupakan tradisi diskon belanja yang berawal dari Amerika Serikat dan kemudian mendunia.

Sementara untuk di Indonesia. ‘perang’ promo akhir tahun ini dilakukan menyambut Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember atau 12.12.

Biasanya, untuk Harbolnas selalu muncul tips bagi konsumen untuk cermat dan teliti berbelanja. Misalnya, bagaimana tips agar tidak tertipu promo heboh atau tips memilih barang yang asli atau palsu.

Selain tips bagi konsumen, pelaku dan pengelola platform belanja online juga perlu menjalankan siasat agar bisa menarik perhatian konsumen. Sebuah perusahaan teknologi dengan spesialisasi retargeting, RTN House memberikan tips kepada pelaku bisnis digital, bagaimana cara beriklan yang baik dan benar agar toko online dilirik konsumen.

Berikut tiga tips untuk pelaku bisnis digital dari RTB House:

1. Tampilkan produk yang dicari konsumen
Menciptakan sebuah suasana mendesak sangat penting selama menjelang dan selama Harbolnas berlangsung. Contohnya, dengan retargeting personal selama periode belanja, merchant menunjukkan produk yang sebelumnya pernah dicari pengguna selama periode pra-Harbolnas.
Pengunjung situs yang pernah mengunjungi situs Anda dalam beberapa hari, minggu, atau bahkan bulan yang lalu mungkin belum melakukan pembelian. Oleh karena itu, Harbolnas merupakan kesempatan emas untuk menyapa mereka kembali dengan menamplikan produk-produk yang mereka inginkan.
Retargeting tentu juga dapat digunakan sebagai campaign teaser untuk menginformasikan kepada konsumen tentang penawaran-penawaran pada Harbolnas yang akan datang.

2. Pikat pengunjung yang ingin beli
Perangkat retargeting membantu Anda dalam menjaring pengguna pada saat mereka sangat menginginkan sebuah produk dan juga membangun koneksi dengan konsumen yang sudah ada atau yang akan datang. Iklan yang merespons cepat dan bersifat personal dapat membantu Anda untuk mengikat atau menarik kembali pengguna yang tepat pada saat yang tepat pula.
Hal itu merupakan kunci pada kesempatan yang singkat seperti pada akhir pekan Black Friday. Dengan iklan yang bersifat lebih personal, kampanye iklan akan lebih optimal secara real time dengan memajang produk yang pernah dicari sebelumnya dan muncul kembali pada saat Harbolnas.
Saat Harbolnas, usahakan tampilkan iklan yang lebih istimewa tentang potongan harga atau mengingatkan pengguna kembali atas produk yang mereka sudah lihat sebelumnya.

3. Manfaatkan musim liburan untuk promosi
Kampanye retargeting juga memungkinkan Anda tidak hanya untuk merencanakan lebih dari sekali pembelian tetapi juga seluruh rangkaian kejadian yang melibatkan konsumen. Sebuah iklan yang cerdas dan perangkat retargeting tidak hanya mengikuti kebutuhan atau riwayat para pengguna, namun juga mampu memercikkan ketertarikan pada produk yang akan datang.
Dengan mengatur iklan selama Harbolnas, Anda akan memulai perjalanan pengguna dengan cara memfasilitasi belanja mereka saat liburan dan memberikan petunjuk kepada konsumen tentang produk lain yang mungkin mereka butuhkan. (viva)

Rabu, 19 Oktober 2016

Gempa 6,5 SR Guncang Subang pagi tadi


Gempa bumi berkekuatan 6,5 skala Richter mengguncang Kabupaten Subang, Jawa Barat, pagi ini, Rabu, 19 Oktober 2016. Seperti dikutip dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika pagi ini, gempa tersebut terjadi pada pukul 07.25.

Menurut laman resmi BMKG tersebut, lokasi gempa bumi itu tepat berada pada 5,29 Lintang Selatan dan 108 Bujur Timur. Titik gempa berlokasi di 120 kilometer sebelah timur laut Subang. Adapun kedalaman gempa berada pada 654 kilometer di bawah permukaan air laut.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho, tidak ada korban luka ataupun meninggal akibat gempa tersebut. "Sampai saat ini, tidak ada korban," katanya saat dihubungi melalui pesan pendek.

Menurut data dari BNPB, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun gempa terasa di beberapa wilayah Jawa Barat. Beberapa daerah yang turut merasakan getaran akibat gempa itu adalah Cikarang, Indramayu, Cirebon, Cianjur, dan lain sebagainya.

Jumat, 07 Oktober 2016

Festival Bambu Solo atau Bamboo Biennale 2016 digelar 8-30 Oktober di Benteng Vastenburg

Sebanyak 22 instalasi bambu dengan beragam bentuk dan gaya akan dipamerkan di halaman barat Benteng Vastenburg Solo dalam festival Bamboo Biennale 2016, 8-30 Oktober mendatang. Bamboo Biennale merupakan festival bambu dua tahunan yang dimulai pada 2014.

Instalasi tersebut merupakan hasil karya sebelas pemenang lomba desain instalasi bambu. Sedangkan 11 karya lainnya merupakan undangan khusus dari kalangan arsitek.

“Yang dari luar negeri ada satu, Mark Emery dari Thailand. Sedangkan lainnya dari berbagai daerah di Indonesia,” kata salah satu panitia Bamboo Biennale 2016, Dyan Ira, ketika dihubungi Solopos.com, Rabu (5/10/2016).

Pada Sabtu dan Minggu (8-9/10/2016) akan diadakan Konferensi di Lantai V Gedung Bank Indonesia. Ada pula pameran di dua tempat berbeda selama tiga pekan dan dibuka Sabtu mendatang.
“Pameran instalasi bambu di halaman barat Benteng Vastenburg dan pameran produk bambu di lantai II gedung barat Pasar Gede. Sedangkan pada 1-7 Oktober 2016 merupakan pre-event,” ujar dia.

Pameran produk bambu merupakan hasil karya dari undangan yang sudah dipilih oleh panitia.

Pameran produk bambu meliputi kerajinan tangan, lampu, dan lain sebagainya. Sementara para pengunjung di halaman barat Benteng Vastenburg akan disuguhi hiburan berupa pertunjukan seni musik bambu.

“Setiap Sabtu ada pertunjukan panggung di halaman Benteng [Vastenburg], pertunjukan musik dengan alat dari bambu. Setiap harinya ada empat sampai lima grup yang tampil dari Solo,” imbuh Dyan.

Sumber : Solopos

Kamis, 22 September 2016

Peminat railbus Batara Kresna mulai mengalami penurunan



Peminat railbus Batara Kresna mulai mengalami penurunan. Bahkan, saat weekdays load factor kereta api yang membelah jalanan Kota Solo itu tak lebih dari dari 50%.

Wakil Kepala Stasiun Purwosari, Gunawan Sutrisno, mengatakan penurunan jumlah penumpang railbus sudah terjadi selama tiga bulan terakhir. Penurunan penumpang diprediksi karena banyaknya masyarakat yang sudah merasakan bagaimana menaiki railbus dengan relasi Purwosari-Wonogiri tersebut.

“Sekarang sudah mulai menurun. Berdasarkan data penumpang pada Senin-Jumat rata-rata keterisian penumpang di bawah 50 persen,” ujarnya saat ditemui Solopos.com di Stasiun Purwosari, Selasa (20/9/2016).

Padahal, sejak diluncurkan kembali pada Maret 2015, load factor railbus Batara Kresna yang memuat 146 penumpang terse but setiap hari selalu mencapai 100%. Bahkan, banyak penumpang yang tidak kebagian tiket saat tiba di Wonogiri dan terpaksa pulang kembali ke Solo dengan naik bus.

Saking banyaknya masyarakat yang ingin menjajal kereta api ini, pihak stasiun bahkan membatasi pembelian maksimal empat tiket per orang. Pembelian tiket juga hanya dilayani tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.

Selain itu, stasiun juga tidak melayani pembelian tiket pulang pergi dan rombongan. Kini saat hari kerja, PT KAI melonggarkan peraturan dengan melayani pembelian tiket secara rombongan. Pembelian tiket tersebut dilakukan secara fleksibel melihat animo penumpang hari itu.

Kendati demikian, kondisi terbalik terjadi saat akhir pekan. “Pada Sabtu-Minggu dan hari besar Nasional rata-rata load factor railbus Batara Kresna masih menembus 100 persen. Animo masyarakat untuk mencoba railbus masih tinggi saat liburan,” paparnya.

Mayoritas penumpang berasal dari kawasan Soloraya yang ingin merasakan sensasi menaiki kereta di tengah kota. Tidak hanya wisatawan, kini pengguna railbus juga ada yang dari kalangan pekerja. Namun, jumlahnya tidak begitu banyak, hanya sekitar 15 orang per hari.

Salah satu penumpang Wahyuni mengaku baru kali pertama ini menaiki railbus. Wanita asal Sukoharjo itu mengaku senang bisa berwisata bersama anaknya yang masih balita. Namun, dia sedikit bingung karena tidak ada kereta yang kembali ke Sukoharjo.

“Sebenarnya asyik naik railbus bisa menikmati pemandangan dan perkotaan, apalagi tiketnya hanya Rp4.000. Tetapi saya enggak bisa naik railbus lagi untuk kembali karena ini jadwal terakhir. Rencananya pulang menunggu jemputan suami sekalian yang kerja di Solo,” jelasnya saat ditemui Solopos.com, Selasa.

Sumber: solopos

Jumat, 09 September 2016

Laser Pointer dapat Menyebabkan Kerusakan Mata yang Serius


Sekilas, laser pointer terlihat tidak berbahaya, tapi ketika anak-anak bermain dengan benda tersebut dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur, kemampuan melihat berkurang, dan yang paling parah menyebabkan buta permanen.

Penelitian dilakukan pada empat anak, usia 9 sampai 16 tahun, yang bermain laser dan menyebabkan retina mata mereka terganggu. Jaringan cahaya menjadi sensitif dan sulit untuk melihat dengan jelas. Memang hal ini jarang terjadi, tapi bukan tidak mungkin terjadi.
Sebelumnya, sebuah penelitian membuktikan bahwa baik laser merah maupun hijau memiliki daya 1 dan 5 miliwatt. Hal ini masih aman jika terkena mata. Tapi, daya di laser lebih besar dari 5 miliwatt, hal ini berdasarkan informasi yang diperoleh pada penelitian.
Dalam penelitian tersebut, empat anak yang penglihatannya rusak akibat laser dikarenakan mereka terkena laser secara langsung, atau laser yang dipantulkan dari cermin. Peneliti menyimpulkan bahwa kerusakan retina dikarena gejala traumatik akut. Gejala ini dapat menyebabkan mata kabur, penglihatan terdistorsi atau tidak dapat memandang tepat di tengah.
Perawatan untuk retina yang rusak masih sangat jarang. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan melakukan operasi.

Jangan melihat laser secara langsung dengan mata telanjang, begitu juga jangan mengarahkan laser pada mata orang lain agar tidak terjadi hal yang berbahaya.
Tetap hati-hati terhadap barang yang disangka tidak berbahaya ya!

Kaki Pencarian